Cirque du Soleil, Menikmati Atraksi Mendebarkan di Zarkana

Kalau cuma punya waktu satu malam untuk bebas menikmati kota Las Vegas di Nevada, Amerika Serikat, sediakan waktumu untuk menyaksikan pertunjukan Cirque du Soleil.

Durasinya tak selalu lama, sekitar dua jam saja, tapi kesan yang tersisa bisa lengket seumur hidup. Apalagi kalau kita tergolong jarang mengunjungi kota yang terkenal disesaki kasino dan macam-macam hiburan dewasa itu.

Saya termasuk salah satu yang beruntung bisa mengunjungi Las Vegas dan sebagai sisipannya adalah menyaksikan lakon Zarkana oleh sirkus berlambang Matahari tersebut. Lakon yang saya kira biasa, oleh sirkus biasa dan ternyata berbuah rasa kagum dan senyum tak berujung.

Kurang lebih begini rangkuman ceritanya.

Pembukaan pertunjukan Zarkana oleh Cirque du Soleil

Pembukaan pertunjukan Zarkana oleh Cirque du Soleil

Malam itu, Rabu, 6 Januari 2016, pertunjukan diselenggaraan tepat pukul 21.30 di Aria Resort & Casino. Saya bersama lima orang rombongan Indonesia, yaitu Erry Rahmantyo, Kristian Tjahjono, Andira Pramanta, Panji Pragiwaksono, dan Erry Febrian, duduk di posisi salah satu posisi terbaik, section 103 tepat di depan panggung.

Saat itu tirai panggung sudah terbuka, dengan satu meja dan dua kursi jatuh dan seolah dibiarkan terbengkalai di atas sana. Tapi cuma itu saja yang ada di sana, sedangkan para aktor -beberapa badut wanita dan pria- justru ada di sekeliling penonton, menggoda dan mengajak mereka bercanda.

“Lho, bukannya ini mestinya pertunjukan sirkus? Mana gajah atau jerapahnya? Apa nanti ada aksi aneh juga?” begitu yang terbesit dalam benak saya karena masih mengira yang namanya sirkus bakal beda-bea tipis dengan adegan-adegan di film Water for Elephants.

Ternyata pertanyaan saya salah. Imajinasinya keliru. Para badut dan pemain-pemain dari Sirkus Matahari -bahasa Indonesianya Cirque du Soleil- ternyata lebih mirip aktor sebuah pertunjukan teater. Tapi dengan atraksi dan gaya ala sebuah sirkus.

Para pemain Zarkana mengajak penonton berinteraksi sebelum pertunjukan di mulai

Para pemain Zarkana mengajak penonton berinteraksi sebelum pertunjukan di mulai

Badut dan badut wanita jadi-jadian  -sumpah, rasanya saya melihat pria berkostum badut wanita ikut berkeliling- mulai menghilang. Sementara pangung yang tadinya cuma berhias kursi terbalik serta sebuah meja, kini sudah diisi dua badut berpakaian serba putih.

Dan, oh, ternyata, musik yang saya dengar menemani sejak tadi disajikan live. Ada anggota band yang memainkannya di sisi kanan dan kiri panggung.

Saya makin sadar kalau ini sebuah kombinasi pertunjukan teater dan sirkus. Zarkana punya cerita yang mengalir, meski dengan dialog yang diperdengarkan cuma sebuah gumam dan satu dua kata atau frasa saja.

Begitu tirai terbuka kembali, badut-badut bergelantungan di atas dan kanan-kiri panggung.

Begitu tirai terbuka kembali, badut-badut bergelantungan di atas dan kanan-kiri panggung.

Menonton adegan demi adegan di panggung seolah masuk ke dalam angin puting beliung yang berputar sambil membawa berbagai kilasan ide. Tentu saja, semua diselingi atraksi ala sirkus seperti jugling lima bola sekaligus, aerial straps, high wire, flying trapeze, hingga wheel of death.

Dan di sela-selanya terdengar komentar  seperti, “Gila! Ah! Hahahaha! Uwoooo! Hiiii! Ahhh! Hahaha!” ketika pemain flying trapeze melepas pegangan, salto dan mendarat di tangkapan rekannya dengan aman.

Setiap aksi akrobatik itu terjadi dalam latar yang absurd. Menari di udara di hadapan perempuan bertubuh bunga (Mandrake), berayun ayun sambil menghindari jerat dari perempuan laba-laba raksasa (Tarantula), atau meniti seutas tali di ketinggian sambil menghindari ayunan bola api di hadapan perempuan bertubuh ular (Kundalini).

Aksi flying trapeze di hadapan wanita laba-laba, Tarantula

Aksi flying trapeze di hadapan wanita laba-laba, Tarantula

 

Dua pemain aerial straps melayang di hadapan wanita bertubuh bunga, Mandrake

Dua pemain aerial straps melayang di hadapan wanita bertubuh bunga, Mandrake

Atau tingkah konyol dua badut yang membawa seorang penonton cantik ke atas panggung, mendudukannya di kursi listrik, lalu menggodanya -lengkap dengan suara cekikikan dan tawa penonton pada adegan melepas bra. seperti di foto ini.

Seorang penonton diajak ke atas panggung oleh kedua badut ini

Seorang penonton diajak ke atas panggung oleh kedua badut ini

Lalu, Ooopps! Merah!!

Lalu, Ooopps! Merah!!

Sayangnya tak terlihat Zark, penyihir yang sebenarnya merupakan bagian dari narasi cerita Zarkana. Sebelum memesan tiket pertunjukan memang ada disclaimer yang menyebutkan bahwa cerita bisa saja berubah mendadak, menyesuaikan situasi para aktor dan kru. Meski demikian, tanpa Zark, adegan-adegan di dalamnya tetap memukau, memicu tawa juga tepuk tangan yang meriah.

Usai pertunjukan pun jantung saya masih berdebar kencang. Sisa-sisa kagum dan heran melihat atraksi akrobatik berbahaya itu, juga tawa dari tingkah konyol badut-badut di atas panggung seolah tak mau hilang.

Sampai di hotel, saya malah tak bisa tidur hingga jam 4 pagi. Zarkana seperti merasuk dan memompa deras darah saya sehingga terus terjaga. Maka bila kamu sempat datang ke Las Vegas, meski cuma sehari saja, sempatkanlah untuk menonton aksi mereka. Aksi-aksi gila di dalamnya akan membuat kamu senyum, terkejut, takut dan tertawa bergantian.

Pemain memberi penghormatan pada penonton, usai pertunjukan.

Pemain memberi penghormatan pada penonton, usai pertunjukan. Dan satu hal paling menarik adalah momen ketika bendera raksasa melintasi panggung, hanya sepersekian detik, lalu seluruh pemain sudah berbaris rapi di sana.

 

Apa sih Cirque du Soleil?

Mereka merupakan sebuah perusahaan hiburan asal Kanada dan saat ini tercatat sebagai teater terbesar di dunia. Dua orang pendirinya, Guy Laliberte dan Gilles Ste-Croix awalnya adalah seniman jalanan yang melakukan pertunjukan keliling di kota Quebec, Kanada.

Baru pada 1984, mereka berhasil merintis Cirque du Soleil dan membesarkannya hingga sekarang. Visi mereka membuat sirkus ini berbeda; tanpa penampilan binatang, fokus pada tokoh, digarap dengan nuansa teatrikal.

One thought on “Cirque du Soleil, Menikmati Atraksi Mendebarkan di Zarkana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *